1. Investasi

Apa Itu Treasury Stock? Ketahui Arti, Tujuan, dan Ilustrasinya

Saham merupakan surat berharga yang cukup dikenal dengan baik oleh orang awam sekalipun. Surat berharga saham bisa dibeli dengan mudah oleh publik. Di sisi lain, ada jenis saham yang kurang dikenal oleh orang awam dan investor publik, yaitu treasury stock. Treasury stock adalah saham yang tidak dapat dibeli oleh masyarakat umum. Lantas, apa itu treasury stock?

Apabila ingin mendalami dunia investasi lebih lanjut, Anda perlu mengetahui apa itu treasury stock. Oleh karena itu, Inklusi Uang pada kesempatan kali ini akan mengulas informasi berkenaan dengan treasury stock secara lengkap dan jelas. Informasi yang akan Anda dapatkan diantaranya yaitu pengertian, tujuan, hingga ilustrasi treasury stock.  Simak informasi treasury stock pada artikel di bawah ini, ya.

Key Takeaways

  • Pengertian treasury stock adalah saham yang sebelumnya telah beredar di publik dan telah dimiliki oleh pemegang saham kemudian dibeli kembali oleh emiten selaku perusahaan penerbit.
  • Pembelian kembali saham oleh perusahaan penerbit atau emiten dari publik ini biasa dikenal dengan aksi buyback. Treasury stock ini juga biasa dikenal dengan reacquired stock.
  • Contoh perusahaan di Indonesia yang memiliki treasury stock adalah PT Sido Muncul. PT Sido Muncul dikabarkan telah menjual kembali treasury stocknya kepada publik sebanyak 229 juta lembar saham. Perilisan kembali treasury stock PT Sido Muncul kepada publik ini dilakukan pada periode 28 Januari 2021 sampai dengan 25 Februari 2022.

Apa Itu Treasury Stock?

Pengertian treasury stock adalah saham yang sebelumnya telah beredar di publik dan telah dimiliki oleh pemegang saham kemudian dibeli kembali oleh emiten selaku perusahaan penerbit. Pembelian kembali saham oleh perusahaan penerbit atau emiten dari publik ini biasa dikenal dengan aksi buyback. Treasury stock ini juga biasa dikenal dengan reacquired stock.

Setelah perusahaan melakukan aksi buyback, saham yang beredar di pasar otomatis akan berkurang jumlahnya. Kondisi berkurangnya jumlah saham yang diperdagangkan secara publik disebut dengan float. Oleh karena itu, treasury stock adalah saham yang tidak termasuk ke dalam pembagian dividen serta perhitungan earning per share atau EPS. 

Di sisi lain, emiten nantinya dapat memilih posisi treasury stock agar bisa diterbitkan kembali oleh emiten untuk diperjualbelikan kepada publik sekali lagi atau dihilangkan secara permanen pada bursa atau pasar modal. Treasury stock adalah salah satu akun ekuitas dari suatu perusahaan yang wajib dilaporkan pada laporan neraca di bagian ekuitas pemegang saham. 

Tujuan Treasury Stock bagi Emiten

Perusahaan penerbit efek atau emiten memiliki tujuan tertentu dari treasury stock yang dimilikinya. Adapun tujuan treasury stock adalah sebagai berikut.

1. Untuk dijual kembali

Biasanya, treasury stock dijadikan sebagai bentuk persediaan cadangan oleh emiten untuk mengumpulkan pendanaan di masa depan. Hal ini dikarenakan treasury stock dapat diterbitkan atau dijual kembali kepada pemegang saham untuk mengurangi kompensasi insentif bagi karyawan.

2. Untuk mengontrol interest saham

Aksi buyback yang dilakukan untuk mendapatkan treasury stock ini akan menurunkan jumlah saham yang beredar. Maka dari itu, hal ini dapat meningkatkan nilai interest atau keuntungan saham yang dimiliki oleh pemegang saham lainnya.

3. Mengatasi kondisi undervalued

Apabila pasar modal dalam keadaan tidak baik dan harga sahamnya banyak yang mengalami fluktuasi, saham perusahaan memiliki kemungkinan untuk mengalami kondisi undervalued. Undervalued adalah kondisi dimana harga saham pada pasar dinilai terlalu rendah dibandingkan dari nilai intrinsiknya.

Aksi buyback yang dilakukan perusahaan untuk mendapatkan treasury stock dapat meningkatkan kembali atau mencegah penurunan yang sangat drastis dari sahamnya sehingga dapat menguntungkan pemegang saham lainnya.

4. Menghilangkan peredaran saham terkait dari pasar

Untuk menghilangkan peredaran saham secara permanen, emiten juga dapat melakukannya dengan membeli kembali treasury stock. Jumlah saham yang berkurang di pasar secara permanen dapat meningkatkan nilai saham yang dimiliki oleh pemegang saham lainnya, termasuk dividen serta keuntungan yang akan didapat.

Cara Emiten untuk Mendapatkan Treasury Stock

Emiten dapat melakukan beberapa cara untuk mendapatkan kembali sahamnya yang beredar dari publik. Adapun cara emiten untuk mendapatkan treasury stock adalah sebagai berikut.

1. Dutch Auction

Dutch Auction merupakan cara mendapatkan treasury stock dengan menyebutkan jangkauan harga saham yang ditawarkan oleh perusahaan. Para pemegang saham nantinya akan memilih harga yang ditetapkan untuk menjual sahamnya kembali kepada perusahaan penerbit.

2. Open Market Repurchase

Open market repurchase dilakukan melalui perantara pialang dengan komisi yang telah ditetapkan. Dengan cara ini, perusahaan penerbit hanya dapat melakukan aksi buyback sahamnya dalam jumlah yang relatif lebih kecil.

3. Tender Offer

Metode tender offer dilakukan dengan mengumumkan kepada pemegang sahamnya bahwa perusahaan akan melakukan pembelian kembali beberapa lembar sahamnya dengan harga dan periode waktu yang telah ditetapkan. 

Ilustrasi Treasury Stock

Agar Anda dapat memahaminya lebih lanjut, berikut Inklusi Uang jelaskan ilustrasi dari treasury stock di dalam dunia investasi. Ilustrasi dari treasury stock adalah sebagai berikut.

Di tahun 2019, PT Bangun Jaya sebagai perusahaan olahan pangan melakukan Initial Public Offering atau IPO dengan menerbitkan 45 persen sahamnya kepada publik. Kemudian, pasar saham di tahun 2021 mengalami gejolak yang mengakibatkan harga saham pada industri pangan mengalami penurunan yang signifikan.

Oleh karena itu, pihak manajemen PT Bangun Jaya berencana untuk melakukan aksi pembelian kembali saham atau buyback sebagai upaya untuk meminimalisir penurunan harga saham yang drastis. 

Akhirnya, PT Bangun Jaya membeli kembali saham yang telah dimiliki oleh pemegang saham publik sebanyak 8 persen. 8 persen saham yang dibeli kembali tersebut disebut dengan treasury stock.

Contoh perusahaan di Indonesia yang memiliki treasury stock adalah PT Sido Muncul. PT Sido Muncul dikabarkan telah menjual kembali treasury stocknya kepada publik sebanyak 229 juta lembar saham. Perilisan kembali treasury stock PT Sido Muncul kepada publik ini dilakukan pada periode 28 Januari 2021 sampai dengan 25 Februari 2022.

Baca juga: Kenali Cara Kerja Stock Split dan Berbagai Keuntungannya

Demikian informasi mengenai pengertian, tujuan, hingga contoh dari treasury stock yang dapat Inklusi Uang berikan. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, treasury stock adalah saham milik perusahaan yang didapatkan dari aksi buyback. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda mengenai dunia investasi dengan lebih baik.

QA

Investopedia. “What Is Treasury Stock?

Corporate Finance Institute. “Treasury Stock

Wall Street Prep. “Treasury Stock

Reaksi orang terhadap cerita ini.

Komentar untuk: Apa Itu Treasury Stock? Ketahui Arti, Tujuan, dan Ilustrasinya
  • 3 April 2023

    Artikel Anda sangat membantu saya, apakah ada konten yang lebih terkait? Terima kasih!

    Balas

Tulis respon

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ARTIKEL TERBARU

Investasi saham merupakan salah satu cara yang populer untuk mengembangkan kekayaan. Namun, seperti semua bentuk investasi, perdagangan saham juga melibatkan risiko. Oleh karena itu, para investor perlu menggunakan berbagai strategi untuk meminimalkan risiko dan mengoptimalkan keuntungan. Salah satu konsep yang penting dalam perdagangan saham adalah Take Profit (TP). Apa itu TP, dan bagaimana cara menggunakannya […]
Pada dunia perdagangan saham dan pasar keuangan, terdapat berbagai macam strategi yang digunakan para investor dan trader untuk mencari peluang keuntungan. Salah satu strategi yang sering digunakan adalah “pullback trading.” Apa itu pullback trading, dan bagaimana cara menggunakannya secara efektif? Mengidentifikasi Pullback dalam Grafik Saham Sebelum kita masuk ke dalam strategi pullback trading, penting untuk […]

Trending

Late charge adalah salah satu risiko yang harus tertanggung oleh pemegang kartu kredit. Denda ini dapat menjadi beban finansial yang cukup besar, terutama jika tagihan kartu kreditnya dalam jumlah yang besar. Kartu kredit merupakan alat pembayaran non-tunai yang merupakan salah satu produk bank. Kartu kredit memungkinkan pemegang kartu untuk melakukan transaksi pembelian barang atau jasa, […]
Aset tidak berwujud adalah aset yang tidak memiliki wujud fisik tetapi masih dapat dilihat dan diidentifikasi. Meskipun tidak memiliki bentuk fisik, aset tak berwujud masih dapat menghasilkan pendapatan. Bagi sebuah perusahaan, aset tak berwujud pun bisa mendatangkan keuntungan dalam jangka panjang. Agar dapat memahami aset tidak berwujud lebih mendalam, mari simak informasi selengkapnya di bawah […]
Net working capital adalah salah satu aspek krusial dalam suatu perusahaan, sehingga tidak boleh diabaikan. Pasalnya, net working capital ini merupakan indikator likuiditas perusahaan dalam kemampuan membayar hutang jangka pendek. Dalam perhitungannya, net working capital atau disebut juga dengan modal kerja bersih melibatkan beberapa komponen, seperti aset lancar dan kewajiban lancar. Yuk, pahami lebih lanjut […]
Menjadi seorang investor harus cermat dalam mempertimbangkan potensi yang didapatkan dari penanaman modal pada suatu emiten. Salah satu cara efektif guna mengetahui kelayakannya adalah dengan menggunakan metode penilaian investasi.  Dengan metode penilaian investasi yang efektif, para investor dapat mengenali potensi produk sebelum memutuskan untuk menanamkan modal untuk meminimalkan kerugian dan memaksimalkan profit atau keuntungan. Nah, […]