1. Investasi

Mengenal Sinking Fund & Manfaatnya di Bidang Finansial

Bidang finansial merupakan salah satu bidang pada sektor ekonomi yang membahas hal-hal mengenai keuangan. Istilah yang dipakai pada bidang ini ada beragam, salah satunya yaitu dana sinking atau dana pelunasan. Sinking fund merupakan istilah dari bidang finansial yang tidak bisa dilupakan karena hal ini cukup penting untuk digunakan dalam menyusun perencanaan keuangan dengan baik.

Di kesempatan kali ini, Inklusi Uang ingin membagikan informasi yang kredibel dan lengkap mengenai istilah sinking fund. Informasi berkenaan dana khusus yang akan dimuat pada artikel ini diantaranya yaitu pengertian, manfaat, perbedaannya dengan dana darurat, hingga contoh penerapannya dalam perencanaan dan laporan keuangan perusahaan. Anda dapat menyimak pembahasan dana pelunasan selengkapnya melalui penjelasan di bawah ini.

KEY TAKEWAYS

  • Sinking fund adalah dana yang disimpan atau disisihkan untuk keperluan tertentu di masa depan, seperti melunasi hutang atau obligasi.
  • Bagi individu, sinking fund adalah dana yang dapat digunakan untuk membeli atau membayar kebutuhan yang telah ditentukan sebelum dana tersebut dikumpulkan.
  • Sinking fund adalah sebuah perlindungan bagi investor dari emiten.

Apa Itu Sinking Fund?

Secara harfiah, sinking fund artinya yaitu dana pembayaran hutang. Lebih spesifiknya, arti sinking fund adalah dana yang disimpan atau disisihkan untuk keperluan tertentu di masa depan, seperti melunasi hutang atau obligasi.

Pemilik rekening individu biasanya menyisihkan sejumlah uang secara teratur untuk membentuk saluran dana ini. Dari sisi korporasi, sinking fund adalah dana yang membantu meringankan pembayaran hutang atau obligasi dalam nominal yang sangat besar apabila perusahaan menerbitkan obligasi yang perlu dilunasi di sebelum tanggal jatuh temponya tiba.

Manfaat Dana Pelunasan

Karena dananya disiapkan dari jauh-jauh hari, dana pelunasan ini sangat bermanfaat sebagai perencanaan pengeluaran finansial di waktu yang akan datang nantinya. Bagi individu, sinking fund adalah dana yang dapat digunakan untuk membeli atau membayar kebutuhan yang telah ditentukan sebelum dana tersebut dikumpulkan.

Di sisi lain, perusahaan memanfaatkan dana pelunasan ini untuk mengurangi risiko kekurangan dana kas pada periode ke depan, seperti 5 hingga 10 tahun mendatang. Dana pelunasan yang digunakan oleh perusahaan untuk membayar hutang atau obligasi setiap tahunnya dan akan memperkecil tagihan secara keseluruhan di waktu jatuh tempo nantinya.

Berikut Inklusi Uang berikan penjelasan mengenai manfaat saluran dana pelunasan bagi perusahaan secara lengkap di bawah ini.

1. Menurunkan Suku Bunga dari Obligasi yang Ditawarkan

Sebuah perusahaan dengan peringkat kredit yang rendah akan sulit untuk menarik investor dalam membeli obligasi yang ditawarkannya kecuali obligasi tersebut menawarkan suku bunga yang tinggi. 

Suka bunga yang tinggi dari suatu obligasi akan membuat perusahaan kesulitan untuk membayarnya, sehingga sinking fund adalah saluran dana yang dapat membantu perusahaan untuk membuat penawaran obligasi dengan suku bunga yang rendah kepada investor.

2. Finansial Perusahaan Lebih Stabil

Kondisi keuangan perusahaan tidak selalu mapan untuk setiap periodenya. Maka dari itu, saluran dana ini bermanfaat untuk membuat perusahaan lebih stabil karena pembayaran hutang serta pembelian kembali obligasinya tidak begitu terganggu. 

Hal ini akan membantu perusahaan akan membantu perusahaan dalam menstabilkan keadaan finansialnya dan membuat peringkat reputasi yang baik serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap perusahaan tersebut.

3. Menarik Investor untuk Berinvestasi

Investor pastinya sangat menyadari dan memahami bahwa perusahaan dengan jumlah hutang yang besar merupakan perusahaan yang kurang baik untuk dijadikan sebagai tempat menanamkan modal. 

Sinking fund adalah sebuah perlindungan bagi investor dari emiten. Hal ini dikarenakan apabila perusahaan tersebut mengalami kebangkrutan, investor akan mendapatkan kembali modal yang mereka tanamkan pada perusahaan tersebut. Oleh karena itu, sinking fund adalah salah satu upaya yang bermanfaat bagi perusahaan untuk menarik investor.

Dana Darurat vs Sinking Fund

Walaupun sama-sama disisihkan dari dana kas setiap bulannya, dana darurat dan dana pelunasan merupakan hal yang berbeda satu sama lainnya.

Dana darurat dikumpulkan untuk pengeluaran yang tidak terduga, seperti reparasi alat produksi yang rusak secara mendadak ataupun digunakan sebagai modal darurat ketika kekurangan dana dari investor.

Sedangkan, dana pelunasan bagi perusahaan dibentuk dengan tujuan untuk pembayaran hal yang telah ditentukan, contohnya yaitu pembayaran kembali obligasi ataupun pembayaran hutang jangka panjang. 

Dana Pelunasan dalam Laporan Posisi Keuangan Perusahaan

Jika perusahaan menggunakan dana pelunasan ini dalam penerbitan obligasinya, perusahaan akan mencatat saluran dana tersebut pada laporan sebagai aset jangka panjang atau aset tidak lancar pada neraca keuangan. 

Hal tersebut dikarenakan dana pelunasan sangat diawasi dengan ketat untuk pembayaran utang dan obligasi. Sehingga, dana yang telah ditetapkan sebagai dana pelunasan tidak dapat digunakan untuk membayar liabilitas jangka pendek perusahaan terkait.

Contoh Penerapan Sinking Fund dalam Obligasi

Untuk memahami konsep dari dana pelunasan dengan baik, Inklusi Uang akan memberikan contoh penerapannya dari suatu perusahaan.

Sebagai contoh, perusahaan waralaba 7-Eleven sempat menerbitkan obligasi sebesar 50.000 dolar dengan ketentuan menggunakan sinking fund dimana perusahaan tersebut secara rutin akan membayar deposit sebesar 500 dolar. Dana tersebut digunakan untuk membeli kembali obligasinya sebelum tanggal jatuh tempo.

Hal ini akan membuat jumlah pokok dari hutang perusahaan menjadi lebih rendah. Akan tetapi, emiten harus mengingat batasan-batasan tertentu mengenai jumlah obligasi yang dapat dibeli kembali sebelum tanggal jatuh tempo.

Demikian pembahasan mengenai dana pelunasan yang dapat Inklusi Uang berikan. Melalui pembahasan di atas, Anda dapat memahami bahwa sinking fund adalah salah satu dana khusus yang cukup penting untuk direncanakan baik untuk pengelolaan keuangan individu maupun pengelolaan keuangan perusahaan. Jangan lupa ikuti terus laman Inklusi Uang untuk mendapatkan informasi seputar dunia finansial lainnya.

QA

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Mengenal Sinking Fund & Manfaatnya di Bidang Finansial

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Aset tidak berwujud adalah aset yang tidak memiliki wujud fisik tetapi masih dapat dilihat dan diidentifikasi. Meskipun tidak memiliki bentuk fisik, aset tak berwujud masih dapat menghasilkan pendapatan. Bagi sebuah perusahaan, aset tak berwujud pun bisa mendatangkan keuntungan dalam jangka panjang. Agar dapat memahami aset tidak berwujud lebih mendalam, mari simak informasi selengkapnya di bawah […]
    Net working capital adalah salah satu aspek krusial dalam suatu perusahaan, sehingga tidak boleh diabaikan. Pasalnya, net working capital ini merupakan indikator likuiditas perusahaan dalam kemampuan membayar hutang jangka pendek. Dalam perhitungannya, net working capital atau disebut juga dengan modal kerja bersih melibatkan beberapa komponen, seperti aset lancar dan kewajiban lancar. Yuk, pahami lebih lanjut […]

    Trending

    Influencer bukan hanya berasal dari bidang fashion, beauty, dan lifestyle saja. Namun, saat ini banyak bermunculan content creator atau influencer dibidang keuangan. Mereka kerap membuat konten yang rata-rata berupa edukasi soal financial.  Hadirnya, para influencer keuangan ini, juga menjadi salah satu cara mudah untuk mengedukasi soal keuangan kepada masyarakat. Penjelasan, lengkapnya tinggal scroll artikel ini […]
    Salah satu cara mengukur potensi keuntungan suatu perusahaan adalah menggunakan rasio Basic Earning Power (BEP). Pengukuran ini mempresentasikan kemampuan sebuah bisnis dalam menghasilkan keuntungan dalam jangka panjang. Rumus ini bisa digunakan apabila prakiraan kondisi operasional perusahaan adalah stabil.  Semakin tinggi BEP yang dihasilkan, maka semakin besar efektivitas perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dari aset.Untuk lebih jelasnya, […]
    Yuk, mari mengenal apa itu PAB (Pajak Alat Berat).  Dalam dunia perpajakan, setiap alat atau properti yang digunakan untuk mempermudah kegiatan proyek. Alat-alat tersebut seperti traktor,crane, maupun bulldozer yang di mana merupakan objek yang dikenai pajak.   Terlepas dari fungsi alat berat di atas, tak jarang orang-orang tidak mengetahui apabila kendaraan besar dikenai pajak. Perpajakan alat […]
    Sejarah asuransi di Indonesia mulai diperkenalkan pada zaman kolonial Belanda. Pada zaman kolonial tersebut, banyak perubahan yang terjadi pada tatanan masyarakat. Mulai dari segi ekonomi, sosial, budaya, hingga pendidikan. Salah satu perubahan yang signifikan adalah ekonomi.  Kata “asuransi” berasal dari bahasa Belanda yaitu verzekering yang mempunyai arti pertanggungan. Pada saat itu, tepatnya masa kolonial Belanda, […]