1. Investasi

Apa Itu Right Issue? Cari Tahu Kelebihan dan Kelemahannya

Dalam dunia investasi, beragam istilah sering digunakan yang berhubungan dengan kegiatan investasi itu sendiri. Salah satu istilah yang mungkin akan lazim Anda dengar yaitu right issue. Right issue adalah aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan dengan tujuan untuk mendukung rencananya sendiri, seperti menambah modal kerja. Sebenarnya, apa itu right issue?

Melalui artikel ini, Anda akan mendapatkan penjelasan mengenai right issue secara lengkap dan jelas, mulai dari pengertian, manfaat, contoh, hingga kelebihan serta kekurangan dari right issue. Simak ulasan right issue selengkapnya pada artikel ini, ya.

Key Takeaways

1. Arti right issue adalah tindakan korporasi dari suatu perusahaan untuk menerbitkan saham baru serta memberikan hak kepada para pemegang saham agar dapat membeli saham baru tersebut dengan harga tertentu.

2. Alasan perusahaan menawarkan right issue adalah sebagai salah satu sarana pendanaan untuk menambah modal perusahaan.

3. Salah satu kelebihan rights issue adalah kepercayaan para pemegang saham kepada perusahaan akan meningkat. Hal ini disebabkan HMETD membuat perusahaan memberikan penawaran saham barunya terlebih dahulu kepada pemegang saham lama dengan harga yang lebih murah.

Pengertian Right Issue

Arti right issue adalah tindakan korporasi dari suatu perusahaan untuk menerbitkan saham baru serta memberikan hak kepada para pemegang saham agar dapat membeli saham baru tersebut dengan harga tertentu. Istilah ini juga dikenal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dalam Undang-Undang Pasar Modal Indonesia.

Right issue saham adalah aktivitas yang hanya dapat dilakukan oleh perusahaan yang sudah melakukan penjualan saham perdananya ke publik atau dikenal dengan IPO (initial public offering). HMETD ini menjadi hak khusus yang didapatkan para pemegang saham dengan harga yang umumnya lebih murah daripada harga pada pasar sekunder (secondary market).

Mengapa Perusahaan Menawarkan Right Issue?

Alasan perusahaan menawarkan right issue adalah sebagai salah satu sarana pendanaan untuk menambah modal perusahaan. Dengan HMETD, perusahaan akan mendapatkan dana yang kemudian bisa digunakan untuk berbagai keperluannya, seperti meningkatkan aset, melunasi utang, hingga melakukan ekspansi operasional tanpa perlu mengambil pinjaman pada bank. 

Right issue adalah pilihan yang bisa dinilai tepat oleh beberapa perusahaan untuk mendapatkan pendanaan alih-alih mengambil pinjaman pada bank. Jika mengambil pinjaman pada bank, perusahaan perlu melunasinya yang ditambah dengan bunga tetap. Selain itu, right issue adalah aksi korporasi yang biasa dilakukan oleh perusahaan apabila tidak bisa melakukan peminjaman uang pada bank untuk menambahkan modal.

Manfaat Right Issue Bagi Investor

HMETD memiliki beberapa keuntungan yang bisa didapatkan oleh para investor. Adapun manfaat right issue adalah sebagai berikut:

  • Investor lama diuntungkan karena bisa membeli saham yang baru terbit pada perusahaan terkait lebih dahulu daripada investor baru
  • Investor akan mendapatkan keuntungan yang ditentukan oleh harga pasar serta harga diskon dari saham baru tersebut
  • Harga right issue saham yang ditawarkan kepada investor lama biasanya lebih murah daripada saham yang akan diterbitkan pada publik nantinya
  • Jumlah saham yang didapatkan melalui right issue adalah sebanding dengan jumlah saham yang telah dimiliki oleh para investor saat itu

Contoh Right Issue

Anda merupakan investor lama pada perusahaan D dengan saham yang dimiliki yaitu sebanyak 5.000 lembar saham atau 50 lot. Pada saat itu, 1 lembar saham yang dijual oleh perusahaan D kepada publik adalah seharga Rp. 8.000 per lembarnya. Selang beberapa waktu, perusahaan D melakukan right issue untuk pendanaan operasionalnya.

Perusahaan D menerbitkan 1 juta saham baru dengan target pendanaan yang didapatkan yaitu sebesar Rp. 5 miliar. Dengan demikian, perusahaan D menawarkan saham baru melalui right issue adalah seharga Rp. 5.000 per lembar. 

Kemudian, perusahaan D menetapkan rasio right issue adalah 10 banding 4. Hal ini berarti setiap 10 saham lama yang dimiliki oleh investor akan mendapatkan hak membeli 4 saham baru dengan harga yang telah didiskon 37,5% dari harga lama, yaitu Rp. 5.000 per lembarnya.

Apabila Anda ingin menggunakan hak HMETD, Anda yang telah memiliki 5.000 lembar saham sebelumnya akan mendapatkan 2.000 saham baru dengan harga Rp. 5.000 per lembar. Maka dari itu, Anda perlu membayarnya sebesar Rp. 10 juta kepada perusahaan D. 

Setelah HMETD selesai, harga saham nantinya akan terdilusi karena jumlah saham yang diterbitkan meningkat pada pasar modal. Sebagai contohnya, perhitungan harga saham perusahaan D setelah right issue adalah sebagai berikut:

  • Saham lama yang Anda beli: 5.000 lembar x Rp. 8.000 = Rp. 40.000.000
  • Saham baru dari HMETD: 2.000 lembar x Rp. 5.000 = Rp. 10.000.000
  • Total jumlah saham yang dimiliki: 5.000 lembar + 2.000 lembar = 7.000 lembar
  • Harga saham setelah right issue adalah: Rp. 50.000.000/7.000 = Rp. 7.142 per lembar

Berarti, harga saham perusahaan D setelah right issue adalah turun dari Rp. 8.000 menjadi Rp. 7.142 per lembarnya.

Kelebihan dan Kekurangan Right Issue

Sebagai aksi korporasi, HMETD memiliki keuntungan serta kerugian yang berdampak baik bagi perusahaan ataupun investor. Adapun keuntungan serta kerugian dari right issue adalah sebagai berikut.

Kelebihan

  • Kepercayaan para pemegang saham kepada perusahaan akan meningkat. Hal ini disebabkan HMETD membuat perusahaan memberikan penawaran saham barunya terlebih dahulu kepada pemegang saham lama dengan harga yang lebih murah.
  • Perusahaan akan mendapatkan dana segar tanpa perlu melakukan peminjaman dana ke bank yang akan menambahkan liabilitas.

Kekurangan 

  • Dilusi kepemilikan saham akan terjadi. Dilusi saham merupakan penurunan persentase kepemilikan pemegang saham pada suatu perusahaan karena jumlah saham yang beredar meningkat pada pasar modal.
  • Right issue tidak menjamin kesuksesan untuk perusahaan yang menerbitkannya. Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan pendanaan untuk mendapatkan modal melalui aktivitas lain.

Demikian penjelasan mengenai right issue yang dapat Inklusi Uang jelaskan. Seperti yang telah diketahui, right issue adalah aksi korporasi yang berkaitan dengan dunia investasi sehingga perlu dipahami oleh publik secara jelas. Semoga melalui artikel ini, Anda dapat memahami right issue dengan lebih baik lagi. Yuk, cerdas finansial bersama Inklusi Uang!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Apa Itu Right Issue? Cari Tahu Kelebihan dan Kelemahannya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Net working capital adalah salah satu aspek krusial dalam suatu perusahaan, sehingga tidak boleh diabaikan. Pasalnya, net working capital ini merupakan indikator likuiditas perusahaan dalam kemampuan membayar hutang jangka pendek. Dalam perhitungannya, net working capital atau disebut juga dengan modal kerja bersih melibatkan beberapa komponen, seperti aset lancar dan kewajiban lancar. Yuk, pahami lebih lanjut […]
    Menjadi seorang investor harus cermat dalam mempertimbangkan potensi yang didapatkan dari penanaman modal pada suatu emiten. Salah satu cara efektif guna mengetahui kelayakannya adalah dengan menggunakan metode penilaian investasi.  Dengan metode penilaian investasi yang efektif, para investor dapat mengenali potensi produk sebelum memutuskan untuk menanamkan modal untuk meminimalkan kerugian dan memaksimalkan profit atau keuntungan. Nah, […]

    Trending

    Salah satu cara mengukur potensi keuntungan suatu perusahaan adalah menggunakan rasio Basic Earning Power (BEP). Pengukuran ini mempresentasikan kemampuan sebuah bisnis dalam menghasilkan keuntungan dalam jangka panjang. Rumus ini bisa digunakan apabila prakiraan kondisi operasional perusahaan adalah stabil.  Semakin tinggi BEP yang dihasilkan, maka semakin besar efektivitas perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dari aset.Untuk lebih jelasnya, […]
    Yuk, mari mengenal apa itu PAB (Pajak Alat Berat).  Dalam dunia perpajakan, setiap alat atau properti yang digunakan untuk mempermudah kegiatan proyek. Alat-alat tersebut seperti traktor,crane, maupun bulldozer yang di mana merupakan objek yang dikenai pajak.   Terlepas dari fungsi alat berat di atas, tak jarang orang-orang tidak mengetahui apabila kendaraan besar dikenai pajak. Perpajakan alat […]
    Sejarah asuransi di Indonesia mulai diperkenalkan pada zaman kolonial Belanda. Pada zaman kolonial tersebut, banyak perubahan yang terjadi pada tatanan masyarakat. Mulai dari segi ekonomi, sosial, budaya, hingga pendidikan. Salah satu perubahan yang signifikan adalah ekonomi.  Kata “asuransi” berasal dari bahasa Belanda yaitu verzekering yang mempunyai arti pertanggungan. Pada saat itu, tepatnya masa kolonial Belanda, […]
    Late charge adalah salah satu risiko yang harus tertanggung oleh pemegang kartu kredit. Denda ini dapat menjadi beban finansial yang cukup besar, terutama jika tagihan kartu kreditnya dalam jumlah yang besar. Kartu kredit merupakan alat pembayaran non-tunai yang merupakan salah satu produk bank. Kartu kredit memungkinkan pemegang kartu untuk melakukan transaksi pembelian barang atau jasa, […]