1. Investasi

Apa Itu Manajer Investasi? Tugas, Kelebihan, & Kekurangannya

Reksa dana menjadi salah satu instrumen investasi yang dinilai cukup efisien bagi sebagian orang. Pasalnya, portofolio reksa dana ini tidak dikelola secara langsung oleh Anda selaku investor. Manajer investasi adalah pihak yang akan menjadi pihak pengelola tersebut. Apabila tertarik untuk menjadikan reksa dana sebagai instrumen investasi, Anda perlu mengenal apa itu manajer investasi terlebih dahulu.

Maka dari itu, Inklusi Uang pada kesempatan kali ini akan mengulas informasi-informasi penting yang berkaitan dengan manajer investasi. Adapun ulasan yang akan disajikan oleh Inklusi Uang seputar manajer investasi adalah pengertian, fungsi, tugas, hingga daftar manajer investasi yang ada di Indonesia. Simak informasi seputar manajer investasi selengkapnya di bawah ini.

Key Takeaways

  • Menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 10/PPOJK.04/2018 mengenai Penerapan Tata Kelola Manajer Investasi, manajer investasi adalah pihak yang aktivitas usahanya yaitu mengelola portofolio efek untuk nasabah atau portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah, kecuali badan usaha asuransi, dana pensiun, serta yang melakukan kegiatan usahanya sendiri berdasarkan peraturan yang berlaku.
  • Hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan portofolio nasabah dan akan ditangani oleh manajer investasi adalah pembelian dan penjualan sekuritas, pemantauan portofolio, penyelesaian transaksi, penilaian dan analisis kinerja sekuritas, hingga pelaporan kinerja portofolio kepada nasabah.
  • Anda selaku investor harus menentukan manajer investasi yang sesuai dengan profil dan tingkat toleransi risiko investasi Anda. Investor perlu memeriksa latar belakang serta kualifikasi manajer investasi secara profesional, salah satunya yaitu terkait izin dari OJK.

Apa Itu Manajer Investasi?

Menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 10/PPOJK.04/2018 mengenai Penerapan Tata Kelola Manajer Investasi, manajer investasi adalah pihak yang aktivitas usahanya yaitu mengelola portofolio efek untuk nasabah atau portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah, kecuali badan usaha asuransi, dana pensiun, serta yang melakukan kegiatan usahanya sendiri berdasarkan peraturan yang berlaku.

Singkatnya, MI atau manajer investasi adalah individu atau perusahaan yang memberikan jasa pengelolaan aset nasabah di dalam portofolio instrumen investasi. Secara garis besar, manajer investasi adalah pihak yang membuat keputusan investasi dari portofolio investasi milik nasabah. Nasabah dari manajer investasi ini bisa dari individu maupun sekelompok orang.

Hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan portofolio nasabah dan akan ditangani oleh manajer investasi adalah pembelian dan penjualan sekuritas, pemantauan portofolio, penyelesaian transaksi, penilaian dan analisis kinerja sekuritas, hingga pelaporan kinerja portofolio kepada nasabah. 

Tugas Manajer Investasi

Manajer investasi memiliki peran penting dalam pengelolaan aset nasabah. Adapun tugas manajer investasi adalah sebagai berikut.

  • Mengelola aset serta dana investasi dari para nasabahnya. Pengelolaan ini bertujuan untuk membantu nasabah dalam mencapai tujuan investasinya secara optimal
  • Melakukan perjanjian atau kontrak dengan nasabah sebelum mengelola portofolio investasi atas nama nasabah tersebut
  • Memastikan keamanan dana nasabah, mengoptimalkan pengembalian dana investasi atau return dari nasabah, dan memberikan informasi serta saran mengenai tren pasar modal
  • Melakukan analisis, meninjau teknik investasi, serta menerapkan strategi investasi terbaik bagi nasabahnya. Maka dari itu, manajer investasi perlu mengetahui profil dan batas toleransi risiko nasabah dalam melakukan penanaman modal. Manajer investasi ini nantinya akan menentukan sekuritas terbaik bagi nasabah, seperti pada saham, obligasi, atau pasar uang
  • Menganalisis dan merekomendasikan sekuritas terbaik bagi nasabahnya
  • Memantau pergerakan nilai aset nasabah setiap harinya dan menentukan waktu yang tepat untuk melakukan penjualan atau pembelian sekuritas

Faktor yang Perlu Diperhatikan dalam Menentukan Manajer Investasi

Sebelum memilih manajer investasi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh investor. Anda selaku investor harus menentukan manajer investasi yang sesuai dengan profil dan tingkat toleransi risiko investasi Anda. Investor perlu memeriksa latar belakang serta kualifikasi manajer investasi secara profesional, salah satunya yaitu terkait izin dari OJK. 

Selain itu, manajer investasi juga harus mudah dihubungi dan dapat melakukan pertimbangan kebutuhan nasabah secara spesifik. Hal ini dikarenakan masalah finansial individu akan terus berubah dari waktu ke waktu, investor perlu merasa nyaman untuk menghubungi  dan mendapatkan pelayanan dari manajer investasi.

Daftar 20 Manajer Investasi Terbaik di Indonesia

Di Indonesia, manajer investasi yang terdaftar dan mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu sebanyak 96 manajer investasi. Berikut daftar top 20 manajer investasi di Indonesia dengan dana kelolaan terbanyak pada bulan Januari 2022.

No.Nama Manajer InvestasiDana Kelolaan Market Share
1Manulife Aset Manajemen IndonesiaRp23,671 Triliun15%
2Sinarmas Asset ManagementRp14,516 Triliun9%
3Bahana TCW Investment ManagementRp11,715 Triliun7%
4Ashmore Asset Management IndonesiaRp11,622 Triliun7%
5Sucor Asset ManagementRp9,948 Triliun6%
6Mandiri Manajemen InvestasiRp9,443 Triliun6%
7BNP Paribas Asset ManagementRp7,541 Triliun5%
8Eastspring Investments IndonesiaRp7,471 Triliun5%
9Batavia Prosperindo Aset ManajemenRp7,223 Triliun5%
10Schroder IndonesiaRp6,953 Triliun4%
11BNI Asset ManagementRp5,833 Triliun4%
12DanareksaRp5,312 Triliun3%
13Trimegah Asset Management (TRAM)Rp4,688 Triliun3%
14Samuel Aset ManajemenRp3,277 Triliun2%
15Insight Investments ManagementRp3,222 Triliun2%
16Setiabudi Investment ManagementRp3,067 Triliun2%
17Principal Asset ManagementRp2,607 Triliun2%
18PNM Investment ManagementRp2,154 Triliun1%
19Syailendra Capital Rp2,103 Triliun1%
20Panin Asset ManagementRp1,544 Triliun1%
Manajer Investasi Terbaik

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Manajer Investasi

Manajer investasi sebagai penyedia jasa pengelolaan portofolio investasi memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut kelebihan serta kekurangan menggunakan manajer investasi.

Kelebihan

  • Manajer investasi merupakan pihak profesional dalam bidangnya sehingga analisis investasi dapat dilakukan dengan sebaik mungkin
  • Investor tidak perlu menyisihkan waktu luang untuk melakukan analisis investasi
  • Manajer investasi akan melindungi portofolio nasabah dengan waktu penuh
  • Unggul dalam mengatur waktu serta mengungguli pasar secara real time

Kekurangan

  • Return yang didapatkan nasabah akan dipotong untuk biaya manajer investasi yang cukup besar
  • Profit yang didapatkan cenderung fluktuatif dengan pasar
  • Tantangan persaingan dengan robo-advisor sebagai platform pengelola layanan keuangan digital

Manajer investasi adalah pelaku di dalam pasar modal yang turut mempermudah investor dalam melakukan penanaman modal. Dengan mengetahui pengertian, tugas, serta daftar manajer investasi melalui artikel ini, Anda diharapkan dapat menentukan manajer investasi terbaik yang dapat mengelola aset sesuai dengan profil serta toleransi risiko investasi Anda.

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Apa Itu Manajer Investasi? Tugas, Kelebihan, & Kekurangannya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Investasi saham merupakan salah satu cara yang populer untuk mengembangkan kekayaan. Namun, seperti semua bentuk investasi, perdagangan saham juga melibatkan risiko. Oleh karena itu, para investor perlu menggunakan berbagai strategi untuk meminimalkan risiko dan mengoptimalkan keuntungan. Salah satu konsep yang penting dalam perdagangan saham adalah Take Profit (TP). Apa itu TP, dan bagaimana cara menggunakannya […]
    Pada dunia perdagangan saham dan pasar keuangan, terdapat berbagai macam strategi yang digunakan para investor dan trader untuk mencari peluang keuntungan. Salah satu strategi yang sering digunakan adalah “pullback trading.” Apa itu pullback trading, dan bagaimana cara menggunakannya secara efektif? Mengidentifikasi Pullback dalam Grafik Saham Sebelum kita masuk ke dalam strategi pullback trading, penting untuk […]

    Trending

    Late charge adalah salah satu risiko yang harus tertanggung oleh pemegang kartu kredit. Denda ini dapat menjadi beban finansial yang cukup besar, terutama jika tagihan kartu kreditnya dalam jumlah yang besar. Kartu kredit merupakan alat pembayaran non-tunai yang merupakan salah satu produk bank. Kartu kredit memungkinkan pemegang kartu untuk melakukan transaksi pembelian barang atau jasa, […]
    Aset tidak berwujud adalah aset yang tidak memiliki wujud fisik tetapi masih dapat dilihat dan diidentifikasi. Meskipun tidak memiliki bentuk fisik, aset tak berwujud masih dapat menghasilkan pendapatan. Bagi sebuah perusahaan, aset tak berwujud pun bisa mendatangkan keuntungan dalam jangka panjang. Agar dapat memahami aset tidak berwujud lebih mendalam, mari simak informasi selengkapnya di bawah […]
    Net working capital adalah salah satu aspek krusial dalam suatu perusahaan, sehingga tidak boleh diabaikan. Pasalnya, net working capital ini merupakan indikator likuiditas perusahaan dalam kemampuan membayar hutang jangka pendek. Dalam perhitungannya, net working capital atau disebut juga dengan modal kerja bersih melibatkan beberapa komponen, seperti aset lancar dan kewajiban lancar. Yuk, pahami lebih lanjut […]
    Menjadi seorang investor harus cermat dalam mempertimbangkan potensi yang didapatkan dari penanaman modal pada suatu emiten. Salah satu cara efektif guna mengetahui kelayakannya adalah dengan menggunakan metode penilaian investasi.  Dengan metode penilaian investasi yang efektif, para investor dapat mengenali potensi produk sebelum memutuskan untuk menanamkan modal untuk meminimalkan kerugian dan memaksimalkan profit atau keuntungan. Nah, […]