1. Investasi

Emiten: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Dunia investasi seringkali menggunakan berbagai macam istilah yang jarang dikenal oleh orang awam. Salah satu istilah yang kerap digunakan yaitu emiten. Emiten adalah istilah pada bidang finansial yang berhubungan dengan pasar modal dan investasi. Lantas, apa sebenarnya emiten itu?

Inklusi Uang pada ulasan kali ini akan memberikan penjelasan mengenai apa itu emiten secara lengkap dan jelas. Melalui artikel ini, Anda akan mengetahui beberapa informasi mengenai emiten, seperti pengertian, tujuan, fungsi, hingga cara kerja emiten pada pasar modal. Simak penjelasan selengkapnya melalui ulasan berikut ini, ya.

Key Takeaways

1. Emiten adalah unit usaha yang melakukan Penawaran Umum terhadap efek atau surat berharga perusahaannya, seperti saham atau surat hutang, kepada masyarakat umum.

2. Di Indonesia, Anda dapat mengetahui salah satu contoh emiten adalah PT Bank Central Asia (BCA) yang telah dikenal oleh banyak investor sebagai salah satu emiten terbaik di pasar modal.

3. Contoh efek yang bisa diperjualbelikan oleh emiten: saham, obligasi korporat, dam saham derivatif.

Pengertian Emiten

Emiten adalah unit usaha yang melakukan Penawaran Umum terhadap efek atau surat berharga perusahaannya, seperti saham atau surat hutang, kepada masyarakat umum. Karena proses transaksi efek sangat krusial, ketentuan dan tata cara Penawaran Umum yang dilakukan oleh emiten ini telah diatur melalui undang-undang. 

Emiten yang melakukan penawaran sekuritasnya ini memiliki maksud untuk mendapatkan pendanaan agar operasi perusahaannya dapat berjalan dengan baik. Manfaat pasar modal bagi emiten adalah untuk mengumpulkan modal dengan menemukan investor. 

Ada banyak emiten yang melakukan penawaran efek kepada masyarakat. Di Indonesia, Anda dapat mengetahui salah satu contoh emiten adalah PT Bank Central Asia (BCA) yang telah dikenal oleh banyak investor sebagai salah satu emiten terbaik di pasar modal.

Samakah Emiten dengan Perusahaan Publik?

Setelah mengetahui pengertian emiten, Anda bisa memahami bahwa perusahaan emiten adalah perusahaan yang memperjualbelikan efek kepada masyarakat umum. Ditambah lagi, Emiten juga sering dikaitkan dengan perusahaan publik oleh banyak orang. Lantas, apakah emiten dan perusahaan publik adalah dua hal yang sama?

Keterkaitan antara emiten dan perusahaan publik tersebut mungkin saja membuat Anda bertanya-tanya apakah dua hal ini merupakan unit usaha yang sama. Sebenarnya, perusahaan publik dan emiten adalah dua istilah yang berbeda dalam bidang finansial. Kedua hal tersebut memiliki perbedaan pada persyaratannya.

Sebuah unit usaha dapat dikatakan perusahaan publik jika telah menjual efek berupa saham dengan sekurang-kurangnya telah dimiliki oleh 300 pemegang saham serta memiliki modal disetor minimal 3 miliar rupiah. Sedangkan, emiten adalah perusahaan yang menjual dan menawarkan efek secara umum, tidak hanya saham saja atau dapat berupa obligasi atau sukuk.

Maka dari itu, seluruh perusahaan publik dapat dikatakan emiten karena telah menjual efek pada pasar modal. Sedangkan, tidak semua emiten dapat disebut sebagai perusahaan publik karena harus memenuhi persyaratan jumlah minimal pemegang saham serta modal seperti yang telah dijelaskan.

Tujuan Emiten

Pasar modal memegang peranan penting bagi seluruh pelaku yang memiliki peran di dalamnya, termasuk emiten. Kegunaan pasar modal bagi emiten adalah membantu tujuan emiten agar dapat terlaksana dan tercapai. Adapun tujuan emiten adalah sebagai berikut.

Membenahi struktur modal usaha suatu perusahaan

Perusahaan menjadi emiten memiliki tujuan utama yaitu untuk membenahi struktur modal usahanya. Struktur modal yang baik pada suatu usaha harus seimbang antara ekuitas dan liabilitas. Jika menjadi emiten, perusahaan dapat menjual surat utang dan melakukan emisi saham apabila terjadi ketidakseimbangan antara ekuitas dan liabilitas tersebut.

Memperluas bisnis atau usaha

Setiap perusahaan pastinya bertekad untuk menguasai pangsa pasar terkait seluas-luasnya. Dengan demikian, emiten sebagai sebuah perusahaan berusaha untuk menarik pangsa pasar dengan memperluas bisnis atau usahanya. 

Suatu unit usaha dapat memperluas bisnisnya apabila modal usaha serta pengoperasian perusahaan dalam keadaan yang stabil dan cukup. Apabila keuangan perusahaan tidak cukup untuk membiayai perluasan atau ekspansi tersebut, perusahaan dapat menjadi emiten dengan melakukan Penawaran Umum efeknya kepada masyarakat umum.

Memindahkan kepemilikan saham

Tujuan emiten selanjutnya yaitu untuk mengalihkan atau memindahkan kepemilikan saham suatu perusahaan kepada orang lain. Jika terjadi masalah tertentu terhadap sebuah perusahaan, investor dapat menjual kembali saham miliknya dan memindahkannya kepada investor lain.

Melindungi perusahaan dari potensi bangkrut

Emiten menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk mencegah terjadinya kebangkrutan bisnis. Dengan menjadi emiten, perusahaan akan mendapatkan pendanaan atau modal usaha dari masyarakat yang bisa digunakan untuk membiayai pengoperasian bisnis tersebut.

Fungsi Emiten

Sebagai pemeran pada dunia investasi dan pasar modal, emiten memiliki fungsi yang beragam dan menguntungkan. Fungsi dari emiten adalah sebagai berikut.

Menyediakan lot saham untuk sarana investasi masyarakat

Saham emiten adalah salah satu instrumen yang dijadikan investor untuk memperbanyak asetnya pribadi. Emiten menyediakan lot saham dengan berbagai opsi harga yang dapat Anda sesuaikan dengan preferensi dan budget investasi Anda.

Membantu investor untuk memperbanyak asetnya

Karena menawarkan instrumen investasi, emiten turut membantu investor untuk memperbanyak asetnya. Selain melalui capital gain, investor juga akan mendapatkan dividen dari emiten setiap tahunnya karena telah memegang saham perusahaan terkait dalam jangka waktu tertentu.

Sebagai tumpuan kegiatan pada bursa efek

Kegiatan pada bursa efek tak dapat berjalan jika tidak adanya emiten dalam pasar modal. Hal ini disebabkan emiten memegang peran penting dalam aktivitas bursa efek, yaitu sebagai pihak yang menyediakan instrumen transaksi dalam bursa efek.

Mekanisme Menjadi Emiten

Emiten memiliki peran penting pada pasar modal. Maka dari itu, emiten perlu memenuhi beberapa persyaratan sebelum mendapatkan izin untuk melakukan Penawaran Umum kepada publik.

Setelah memenuhi syaratnya, emiten kemudian akan menunjuk underwriter untuk membantunya melakukan pendaftaran pada Bursa Efek Indonesia atau BEI. Jika telah disetujui BEI, perusahaan emiten akan mendapatkan tanggal efektif perilisan saham serta harga awal penawaran sahamnya.

Untuk bisa menawarkan efeknya pada masyarakat, perusahaan harus mengajukan dirinya menjadi emiten terlebih dahulu. Bursa Efek Indonesia sebagai lembaga yang berwenang menetapkan beberapa persyaratan untuk perusahaan yang ingin mengajukan diri sebagai emiten. Beberapa syarat tersebut diantaranya adalah:

  • Perusahaan telah legal dan badan hukumnya harus berbentuk Perseroan Terbatas (PT)
  • Komisaris independen yang dimiliki sekurang-kurangnya yaitu 30 persen dari total dewan komisaris
  • Terdapat direktur independen minimal 1 orang dari jajaran direksi
  • Mempunyai komite audit, baik internal dan eksternal, dan sekretaris internal perusahaan

Di sisi lain, perusahaan juga harus memenuhi beberapa syarat lain dari segi kelembagaan. Adapun syarat menjadi emiten dari segi kelembagaan yaitu:

  • Telah beroperasi di satu core business minimal selama 3 tahun
  • Mendapatkan laba atau keuntungan usaha dalam 1 tahun terakhir
  • Mencatat laporan keuangan yang telah teraudit oleh akuntan publik selama 3 tahun terakhir. Selain itu, laporan juga harus disertai opini “Wajar Tanpa Pengecualian”

Contoh Efek yang Bisa Diperjualbelikan Emiten

Efek merupakan surat berharga yang dapat diperjualbelikan oleh emiten. Beberapa contoh efek yang dapat ditawarkan oleh emiten yaitu sebagai berikut.

Saham

Saham merupakan surat berharga yang paling umum diperjualbelikan oleh emiten. Dengan menjualkan saham kepada masyarakat, emiten juga biasanya akan memberikan dividen kepada para investornya setiap menutup laporan keuangan.

Obligasi Korporat

Contoh efek yang diperjualbelikan oleh emiten selanjutnya yaitu obligasi. Obligasi ini merupakan surat tanda hutang yang dijual ke publik oleh emiten dengan menjanjikan pengembalian pada jangka waktu tertentu.

Saham Derivatif

Efek derivatif, atau saham derivatif merupakan jenis turunan saham lain, contohnya yaitu deposito berjangka, valas berjangka, dan lain sebagainya.

Demikian ulasan mengenai emiten yang dapat Inklusi Uang berikan. Emiten adalah salah satu pelaku pada pasar modal yang memiliki peran dalam dunia finansial dan investasi. Semoga melalui artikel ini, Anda dapat mengenal istilah yang ada pada dunia finansial dengan lebih baik. Yuk, cerdas finansial bersama Inklusi Uang!

QA

Cleartax. “Issuer

Otoritas Jasa Keuangan. “Emiten dan Perusahaan Publik

Investopedia. “Issuer

Accounting Tools. “Issuer Definition

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Emiten: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Cara Kerjanya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Net working capital adalah salah satu aspek krusial dalam suatu perusahaan, sehingga tidak boleh diabaikan. Pasalnya, net working capital ini merupakan indikator likuiditas perusahaan dalam kemampuan membayar hutang jangka pendek. Dalam perhitungannya, net working capital atau disebut juga dengan modal kerja bersih melibatkan beberapa komponen, seperti aset lancar dan kewajiban lancar. Yuk, pahami lebih lanjut […]
    Menjadi seorang investor harus cermat dalam mempertimbangkan potensi yang didapatkan dari penanaman modal pada suatu emiten. Salah satu cara efektif guna mengetahui kelayakannya adalah dengan menggunakan metode penilaian investasi.  Dengan metode penilaian investasi yang efektif, para investor dapat mengenali potensi produk sebelum memutuskan untuk menanamkan modal untuk meminimalkan kerugian dan memaksimalkan profit atau keuntungan. Nah, […]

    Trending

    Salah satu cara mengukur potensi keuntungan suatu perusahaan adalah menggunakan rasio Basic Earning Power (BEP). Pengukuran ini mempresentasikan kemampuan sebuah bisnis dalam menghasilkan keuntungan dalam jangka panjang. Rumus ini bisa digunakan apabila prakiraan kondisi operasional perusahaan adalah stabil.  Semakin tinggi BEP yang dihasilkan, maka semakin besar efektivitas perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dari aset.Untuk lebih jelasnya, […]
    Yuk, mari mengenal apa itu PAB (Pajak Alat Berat).  Dalam dunia perpajakan, setiap alat atau properti yang digunakan untuk mempermudah kegiatan proyek. Alat-alat tersebut seperti traktor,crane, maupun bulldozer yang di mana merupakan objek yang dikenai pajak.   Terlepas dari fungsi alat berat di atas, tak jarang orang-orang tidak mengetahui apabila kendaraan besar dikenai pajak. Perpajakan alat […]
    Sejarah asuransi di Indonesia mulai diperkenalkan pada zaman kolonial Belanda. Pada zaman kolonial tersebut, banyak perubahan yang terjadi pada tatanan masyarakat. Mulai dari segi ekonomi, sosial, budaya, hingga pendidikan. Salah satu perubahan yang signifikan adalah ekonomi.  Kata “asuransi” berasal dari bahasa Belanda yaitu verzekering yang mempunyai arti pertanggungan. Pada saat itu, tepatnya masa kolonial Belanda, […]
    Late charge adalah salah satu risiko yang harus tertanggung oleh pemegang kartu kredit. Denda ini dapat menjadi beban finansial yang cukup besar, terutama jika tagihan kartu kreditnya dalam jumlah yang besar. Kartu kredit merupakan alat pembayaran non-tunai yang merupakan salah satu produk bank. Kartu kredit memungkinkan pemegang kartu untuk melakukan transaksi pembelian barang atau jasa, […]