1. Investasi

Afiliasi: Kenali Pengertian, Keuntungan, dan Contohnya

Belakangan ini, istilah afiliasi adalah sesuatu yang kerap kali dibicarakan. Afiliasi sendiri sangat penting dalam dunia marketing, baik bagi para pelaku usaha maupun mereka yang berkecimpung di bidang pemasaran. Banyak perusahaan-perusahaan besar di Indonesia yang sudah mulai menggunakan program afiliasi untuk mendapatkan keuntungan.

Namun, apa itu afiliasi sebenarnya? Bagi Anda yang ingin mengetahuinya, Anda dapat menyimak ulasan mengenai afiliasi di bawah ini!

KEY TAKEAWAYS

  • Berdasarkan istilah perbankan kliring adalah metode pemindahan uang atau transfer dari satu rekening ke rekening lainnya.
  • Tiga jenis kliring adalah kliring umum, lokal, dan antar cabang.
  • Warkat kliring adalah alat pembayaran non-tunai yang dihitung berdasarkan beban nasabah atau bank melalui kliring.
  • Contoh setoran kliring adalah wesel, cek, bilyet, nota debet, nota kredit, dan giro.

Pengertian Afiliasi

Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), afiliasi adalah hubungan antara anggota ataupun cabang. Contohnya, bentuk kerja sama perusahaan A di Indonesia dengan perusahaan asing B yang berada di luar negeri.

Sebetulnya, istilah “afiliasi” mempunyai dua makna khusus jika berbicara dalam konteks bisnis. Dalam ranah hukum perusahaan dan pajak, afiliasi adalah perusahaan yang terkait dengan perusahaan lainnya. Umumnya dengan posisi anak perusahaan atau anggota.

Di sisi lain, dalam konteks ritel online, afiliasi adalah perusahaan yang bekerja sama dengan perusahaan lainnya untuk memasarkan dan menjual produk maupun jasa. Penjual mempunyai situs web sebagai tempat pelaku afiliasi untuk menjual produk, sekaligus memegang kendali penuh atas situs dan membayar komisi kepada afiliator. 

Namun, pemaknaan yang paling umum dari bisnis afiliasi adalah bentuk kerja sama antara seseorang dengan sebuah perusahaan, atau perusahaan dengan perusahaan dalam rangka memperoleh keuntungan.

Pengertian Affiliated Company

Affiliated company atau perusahaan afiliasi adalah perusahaan yang saling melakukan afiliasi adalah ketika suatu perusahaan menjadi pemegang saham minoritas dari yang lain. Dalam sebagian besar kasus, perusahaan induk akan memegang kurang dari 50% saham di perusahaan afiliasinya. 

Sebelum itu, Anda perlu mengetahui bahwa perusahaan afiliasi berbeda jauh dengan anak perusahaan. Pasalnya, perusahaan afiliasi berdiri secara independen. Artinya, meskipun perusahaan induk memiliki penyertaan modal, perusahaan afiliasi tidak memiliki kendali penuh. Berbeda dengan anak perusahaan yang dikendalikan secara penuh oleh perusahaan induknya.

Terdapat sejumlah cara bagi perusahaan untuk bisa berafiliasi. Perusahaan boleh memutuskan untuk membeli ataupun mengambil alih perusahaan lain, atau mungkin melepas sebagian dari operasinya untuk menjadi afiliasi baru. 

Selain itu, umumnya perusahaan induk akan memisahkan operasi mereka dari afiliasinya. Mengingat perusahaan induk mempunyai kepemilikan minoritas, maka kewajibannya pun terbatas. Ditambah lagi dengan kenyataan bahwa kedua perusahaan jelas mengandung tim manajemen yang terpisah.

Cara Kerja Program Afiliasi

Bisa dibilang, program afiliasi mempunyai cara kerja yang lumayan mudah. Anda tidak mesti mempunyai produk barang maupun jasanya terlebih dahulu untuk memulai. Lantas, bagaimanakah caranya?

1. Mendaftar Program Afiliasi

Langkah pertama yang harus dikerjakan tentu mendaftar program afiliasi lewat website masing-masing perusahaan. Selanjutnya, Anda akan memperoleh kode referral sebagai penanda bahwa konsumen membeli produk dari afiliator tersebut. Perlu diperhatikan pula, kode yang diberikan bersifat unik dan pasti berbeda dengan orang lain. 

2. Berpeluang Mendapatkan Komisi

Setelah konsumen berhasil membeli produk menggunakan kode referral Anda, peluang komisi pun siap menanti. Namun, pada beberapa perusahaan, komisi akan cair sesudah Anda melewati serangkaian tahap, seperti pengisian formulir, meningkatkan trafik website, mengunduh aplikasi, dan sebagainya.

3. Mempromosikan Produk Afiliasi

Anda ingin mendapatkan komisi dalam jumlah banyak? Promosikan dengan gencar kode referral Anda agar banyak konsumen yang tertarik membeli. Banyak sarana yang bisa dijadikan tempat promosi, misalnya forum online maupun media sosial.

4. Gunakan Sistem Kode Referal

Simpelnya, tujuan afiliasi adalah memasarkan supaya calon pembeli dapat memakai kode referral milik Anda. Kalau seseorang menggunakan kode tersebut, maka mereka akan memperoleh potongan harga tambahan. Sementara itu, Anda sebagai afiliator pun pastinya dapat meraup komisi.

Keuntungan dari Program Afiliasi

Sebelum bulat memutuskan untuk menjadi seorang afiliator, ketahui dulu apa saja keuntungan yang akan Anda peroleh selama melaksanakan program afiliasi. Berikut ulasannya.

1. Bisa Dikerjakan dari Rumah 

Bisnis afiliasi adalah pekerjaan yang bisa dilakukan dari mana saja, baik kantor, cafe, restoran, sampai rumah. Anda cuma membutuhkan smartphone atau laptop beserta koneksi internet untuk menggencarkan promosi kode referral.

2. Hanya Memerlukan Modal Kecil

Untuk melaksanakan afiliasi, Anda tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak, bahkan program semacam ini sering kali tanpa modal. Tugas Anda hanya mempromosikan produk sebuah perusahaan supaya konsumen jadi tertarik untuk membeli.

3. Passive Income

Walaupun tidak bekerja di kantor maupun tempat yang tetap, Anda masih bisa memperoleh penghasilan pasif. Ya, hitung-hitung sebagai tambahan. Tidak perlu menghabiskan waktu lama di depan layar, Anda cukup duduk santai sambil menjalankan promosi, maka uang pun akan mengalir dengan sendirinya.

4. Fleksibilitas Jam Kerja

Selain fleksibel soal tempat, sistem kerja afiliasi juga tidak terikat akan waktu seperti kerja kantoran. Anda bebas menentukan sendiri kapan waktu yang tepat untuk melakukan promosi.

5. Penghasilan Murni

Dengan program afiliasi yang dijalankan, besarnya penghasilan yang akan Anda peroleh tergantung seberapa besar usaha Anda dalam menjalankan promosi. Apabila Anda semakin gigih dan bekerja keras, maka semakin besar pula pemasukan yang bisa didapatkan.

Contoh-Contoh Program Afiliasi yang Ada di Indonesia

Tidak sedikit perusahaan yang menawarkan jasa promosi berbagai produk barang ataupun jasa dari afiliator. Berikut ini contoh-contoh program afiliasi yang dapat Anda temukan di Indonesia.

1. Zalora

Toko online fashion dan kecantikan ZALORA memiliki program afiliasi yang hampir mirip dengan yang lainya. Anda akan memperoleh komisi apabila konsumen telah memakai link maupun kode referral milik Anda. Umumnya, komisi yang akan diperoleh sekitar 4-6 persen untuk setiap produk.

2. Tokopedia

Selanjutnya, contoh afiliasi adalah program Affiliate by Me Tokopedia yang menjadi wadah untuk mempromosikan aneka produk yang terdapat di aplikasi belanja online Tokopedia. Nantinya Anda berhak mendapatkan komisi dalam kurun waktu 1×24 jam apabila barang tersebut berhasil terjual lewat kode referral Anda.

3. Amazon

Tidak mau kalah, Amazon selaku salah satu perusahaan e-commerce paling besar sedunia juga menawarkan peluang untuk menjadi seorang afiliator. Cukup dengan mempromosikan sejumlah produk yang diperjualbelikan di situs Amazon, Anda dapat memperoleh keuntungan sampai 10% dari setiap produk yang laku.

Itulah penjelasan mengenai afiliasi dan hal-hal terkait yang wajib Anda ketahui. Kini, sudah tertarikkah Anda untuk terlibat dalam program afiliasi untuk mendapatkan keuntungan? Sama seperti berbisnis, penting untuk melakukan riset terlebih dahulu sebelum memilih program afiliasi yang tepat agar dapat membawa benefit bagi Anda sendiri

QA

Inklusi Uang mengharuskan penulis untuk mengambil referensi dari sumber utama. Hal ini termasuk jurnal, data pemerintah, laporan original, dan wawancara bersama ahli bidang industri. Kami juga mereferensikan riset orisinil dari publisher terbaik, jika diperlukan. Anda bisa mempelajari lebih lanjut standar yang kami ikuti dalam memproduksi konten yang akurat pada editorial policy kami.

  1. The Economic Times. “What is ‘Capital Market’
  2. Investopedia. “Capital Market
  3. Federal Reserve Bank of ST. Louis. “Understanding Capital Markets
  4. Corporate Finance Institute “Capital Gain“ahoo! Finance. “S&P 500 (^GSPC): Historical Data.” Accessed Jan. 31, 2022.

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Afiliasi: Kenali Pengertian, Keuntungan, dan Contohnya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Net working capital adalah salah satu aspek krusial dalam suatu perusahaan, sehingga tidak boleh diabaikan. Pasalnya, net working capital ini merupakan indikator likuiditas perusahaan dalam kemampuan membayar hutang jangka pendek. Dalam perhitungannya, net working capital atau disebut juga dengan modal kerja bersih melibatkan beberapa komponen, seperti aset lancar dan kewajiban lancar. Yuk, pahami lebih lanjut […]
    Menjadi seorang investor harus cermat dalam mempertimbangkan potensi yang didapatkan dari penanaman modal pada suatu emiten. Salah satu cara efektif guna mengetahui kelayakannya adalah dengan menggunakan metode penilaian investasi.  Dengan metode penilaian investasi yang efektif, para investor dapat mengenali potensi produk sebelum memutuskan untuk menanamkan modal untuk meminimalkan kerugian dan memaksimalkan profit atau keuntungan. Nah, […]

    Trending

    Salah satu cara mengukur potensi keuntungan suatu perusahaan adalah menggunakan rasio Basic Earning Power (BEP). Pengukuran ini mempresentasikan kemampuan sebuah bisnis dalam menghasilkan keuntungan dalam jangka panjang. Rumus ini bisa digunakan apabila prakiraan kondisi operasional perusahaan adalah stabil.  Semakin tinggi BEP yang dihasilkan, maka semakin besar efektivitas perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dari aset.Untuk lebih jelasnya, […]
    Yuk, mari mengenal apa itu PAB (Pajak Alat Berat).  Dalam dunia perpajakan, setiap alat atau properti yang digunakan untuk mempermudah kegiatan proyek. Alat-alat tersebut seperti traktor,crane, maupun bulldozer yang di mana merupakan objek yang dikenai pajak.   Terlepas dari fungsi alat berat di atas, tak jarang orang-orang tidak mengetahui apabila kendaraan besar dikenai pajak. Perpajakan alat […]
    Sejarah asuransi di Indonesia mulai diperkenalkan pada zaman kolonial Belanda. Pada zaman kolonial tersebut, banyak perubahan yang terjadi pada tatanan masyarakat. Mulai dari segi ekonomi, sosial, budaya, hingga pendidikan. Salah satu perubahan yang signifikan adalah ekonomi.  Kata “asuransi” berasal dari bahasa Belanda yaitu verzekering yang mempunyai arti pertanggungan. Pada saat itu, tepatnya masa kolonial Belanda, […]
    Late charge adalah salah satu risiko yang harus tertanggung oleh pemegang kartu kredit. Denda ini dapat menjadi beban finansial yang cukup besar, terutama jika tagihan kartu kreditnya dalam jumlah yang besar. Kartu kredit merupakan alat pembayaran non-tunai yang merupakan salah satu produk bank. Kartu kredit memungkinkan pemegang kartu untuk melakukan transaksi pembelian barang atau jasa, […]